Inu, Mhala, Tantra “Numata”: A Friendly Musicians I’ve Ever Knew

Standard

Ada yang masih ingat cerita saya, yang batal ketemu Numata di Bandung beberapa waktu lalu? Kejadian ini ternyata sudah 3 tahun yang lalu. Tepatnya 4 April 2010.

Tapi peristiwa yang membuat saya kecewa itu, justru malah berakhir berkah. Saya bersyukur akan kegagalan yang satu ini. Waktu itu, lagi heboh-hebohnya soal social media di Indonesia. Salah satunya Twitter. Banyak akun-akun twitter entertainer di Indonesia yang menggunakan social media satu ini jadi. Lalu, ketemu lah akun twitternya Inu (@inunumata). Saya memang suka dengan lagu-lagunya Numata. Beberapa waktu berikutnya, saya follow Mhala (mhalanumata), lalu Tantra (TantraNumata). I just want to know them deeply. That’s all. Menyapa mereka, nanya ini – nanya itu, dan hal-hal wajar lainnya. Ngga kaya orang-orang lain yang ngakunya nge-fans tapi malah jadi fakir folbek dan mention. Haha.

Basically, they are very humble. Entah mereka melihat saya dari sisi mana, setelah kejadian itu, mereka mempercayai saya memiliki kontak pribadi mereka. ID Yahoo Messenger adalah yang kedua yang saya punya. Karena yang pertama adalah follow back akun twitter saya yang tanpa saya minta. Once again and please note: tanpa-saya-minta. *sombong x))*

Semakin sering berkomunikasi dengan mereka, semakin saya merasa “They are means a lot to me”. Mereka mempercayai (lagi) saya bisa menjaga rahasia mereka. I mean, mereka senang bercerita pada saya bagaimana yang sebenarnya terjadi di balik panggung. Ada yang positif, ada yang negatif. Kadang, mereka juga suka cerita tentang keluarga dan teman-teman artis mereka, walaupun gak banyak. Ah ya, kalo boleh

saya bocorkan, saya sering dapet informasi tentang kegiatan mereka atau bahkan artis-artis lainnya sebelum masyarakat tau. Hahaha. Tapi saya baik, gak sembarangan sebar informasi-informasi ‘rahasia’ itu. Hehe.

Beberapa bulan berikutnya (setelah insiden gagal ketemu), saya dan dua teman saya di Bandung dapet kesempatan ketemu Inu dan Mhala. Yang spesial disini adalah kita ketemu mereka bukan dalam satu event musik atau yang lainnya. Tapi, ini acara kita sendiri. Masih sangat saya ingat, hari itu 26 Juli 2010. Saya, Selda, dan Raafi make appointment with Inu dan Mhala di Coffee Bean – Bandung Super Mall (yang sekarang jadi Trans Studio Mall), Bandung. It was an honor for us. Pertemuan eksklusif  dan pertama kalinya ketemu mereka :’) kurang baik apa coba? Artis lain belum tentu bisa kaya gini.

Kebaikan mereka ga sampai disitu, setelah punya semua kontak-kontak penting dan pribadi milik mereka (bukan cuma ID YM dan saya gak perlu kasih tau juga apa aja :D), juga pertemuan eksklusifnya, pada Juli 2011 lalu saya bareng temen-temen Numatars (sebutan untuk fans Numata) di undang ke acara syukuran ulang tahun Numata yang ke-9. Yang lebih menyenangkan adalah acara tersebut diselenggarakan di rumah mereka! Huhuuuyy~

Pertama, mereka mengajak semua Numatars untuk hadir. Tapi mendekati hari H, mereka memilih untuk sebagian saja. Karna takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Saya ngerti sih, karna ini acaranya di rumah pribadi mereka. Sedangkan yang namanya fans tuh kadang suka ada yang gak punya batas toleransi. Bisa bayangin kan kalo ada fans fanatik yang udah tau rumah idolanya? Nah, disini saya dipercayakan untuk mengatur siapa aja yang bisa dipercaya untuk dateng. Hihi.

Udah hampir 2 tahun ini kita gak pernah ada kumpul-kumpul lagi. Numata lagi sibuk sama project-nya masing-masing. I miss them so much. Fortunately, masih ada contact sama mereka. Walaupun gak sering, setidaknya masih ada update kegiatan mereka.

They’re treat me like I am a part of their friends. Maksudnya, kebanyakan artis kan selalu membatasi diri mereka dengan fansnya. Walaupun ngakunya depan infotainment, “fans adalah sahabat saya juga”. Hahaha. Kalo mereka, ngga gitu. Buktinya, mereka mau cerita banyak yang sebenernya sebagai fans ga perlu tau-tau banget. Disini, justru saya yang membatasi diri. Saya yang menyaring mana yang bisa saya “korek” infonya, mana yang gak perlu saya tau detailnya dan mana yang bisa saya share ke orang atau cuma saya aja yang tau. Karena, sejak saya kenal mereka pertama kali, saya gak banyak mau. Kenal mereka dengan baik, cukup. Yang ternyata malah saya dapatkan lebih. Itulah manfaat sebagai fans yang tulus~ *pret

Mereka tau saya sekarang tinggal di Jakarta. Saya yang cerita sama mereka. Sesekali di setiap obrolan suka ada pertanyaan, “ayo, kapan dong ketemu lagi?” Ah, senangnya. Selama saya disini, saya baru ketemu Mhala aja. Yang lainnya belum karna mereka sibuk sama project nya masing-masing itu. Saya pengen ketemu mereka komplit. Pengen nonton mereka live performance. Karna selama ini, saya ketemu mereka selalu diluar kegiatan manggung mereka. Pernah pun cuma satu kali dan itu on air untuk acara televisi. Mendengar dari teman-teman yang pernah nonton mereka off air, mereka lebih keren dan out of the box.

Jadi, kapan kita ketemu? Bulan depan boleh, ya? :D

– Annisa Cynthia P.

DSC08277

The first time I met Inu & Mhala “Numata”

IMG03843-20110219-1659

Lagi liburan ke Jakarta, menyempatkan ketemu Mhala – Feb ’11

numata9thanniversary.jpg

This picture taking from the front of their house

The latest time I met Mhala - Nov'12

The latest time I met Mhala – Nov’12

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s