Hellos and Goodbyes

Standard

aMrazing

Hellos and goobyes. Tears and laughters. Airport adalah tempat yang sangat mengaduk-aduk perasaan.

Bali.

Bandara Ngurah Rai.

Ceritanya gue sedang transit selama dua jam. Gue agak bingung kenapa pesawat Garuda yang gue tumpangi dari Lombok nggak langsung terbang ke Jakarta. Kenapa harus pake transit di Denpasar? Mau jalan-jalan di Denpasar, tapi tanggung banget waktunya. Cuma 2 jam. Bisa ke mana coba? Paling sekitaran bandara aja. Ya sudahlah, terima nasib saja ya, Nak. *puk-puk diri sendiri*

Daripada gue bengong nggak jelas di ruang tunggu bandara, maka gue ngajak pacar ngopi-ngopi lucu di Starbucks. Gue agak terkejut ketika keluar dari ruang tunggu bandara, dan menyaksikan banyak sekali perubahan di bandara Ngurah Rai. Sekarang bangunannya lebih besar. Lebih banyak lorong yang ditambahkan, dan tentu saja, bandara itu tetap penuh sesak oleh orang-orang yang hendak bepergian.

Saat gue dan pacar melintasi lorong yang menuju Starbucks, gue mengamati manusia-manusia di sekitar gue. Mengamati manusia sudah…

View original post 953 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s