STRUGGLE

Standard

August 31, 2010

Adik saya baru pulang sekolah, “Teh, mau ga nonton Lyla teh?”. “Lho? Yang ngefans banget sama Lyla siapa?”, kata saya.
Big fan of Lyla. Itulah adik saya, Avila. Sore ini Lyla show dikota kami. Tepatnya di Lapangan Merdeka. Beberapa menit setelah percakapan tadi, “Jadi mau nonton ga?” saya tanya balik. Dan ‘ya’ jawabannya. Okay, berangkat menuju TKP. Kumpul bareng Lylaku yang katanya 2.30 pm harus standby depan Apotek Kimia Farma seberang lapangan. Dan ternyata baru terkumpul semua jam 3pm.
Saya cuma nganter adik saya. Padahal saya juga member lylaku. Daripada pulang, saya memilih jalan-jalan menyusuri beberapa Dept. Store. Sendiri. Ga belanja. Cuma asik ngeliatin para ibu dan anak yang pada belanja, “buat lebaran”, katanya.
3.30 pm, adik saya kasih kabar, “Lyla maennya jam 5”. Edan! Udah heboh dari siang ternyata maennya sejam sebelum magrib. Tapi adik saya keukeuh pengen nonton. Hhh.. Baiklah.
4.50 pm, mata saya mulai bosan dan mulai tergiur ikut belanja. Oh no! Lebih baik saya nyusul adik saya ke lapangan. Tiba-tiba, BYUURR!!! Hujan amat lebat ditengah perjalanan saya. Segeralah saya ambil payung di dalam tas (ya iyalah masa ambil teko). Hey, bagaimana dengan adik saya????
Show baru saja berlangsung ditengah-tengah derasnya hujan. Salut. Masih pada setia di depan stage sambil ujan-ujan. Dan ternyata ujung-ujungnya saya nonton juga. Tapi dari jarak jauh. Saya takut terjadi tawuran (as usual). Untungnya, adik saya bareng lylaku. Otomatis, ditempat yang lebih aman tapi tetep ujan-ujanan. Lyla show dengan membawakan 7 lagu (harusnya 8, tapi waktunya mepet). Salah satunya ada lagu baru dari album ke 2-nya yang akan dirilis usai lebaran nanti.
5.45 pm. Lyla finished a gig. Lapangan seketika kosong. Saya menghampiri adik saya dan teman-teman Lylaku. Dan memutuskan untuk buka puasa bersama.
At Food Court Yogya Dept. Store. Adzan magrib telah berlalu sekitar 5 menit yang lalu. Kita masih cari tempat. Penuh. Para pelayan juga sibuk mondar mandir. Ah! Terlalu bertele-tele nih saya. Intinya, kami buka puasa bersama dan selesai itu langsung berunding. Will meet Lyla di hotel mereka menginap.
7.30 pm. Berangkat menuju Hotel Sukabumi Indah. Oh! Ini kawasan super dingin. Ga kalah sama Puncak, Bogor. Dan disanalah kami (lylaku) bertemu Lyla. Kasihan, masih terlihat sangat lelah. Tapi 3 kotak martabak keju ukuran sedang yang sengaja kami bawa untuk mereka ludes secepat kilat (ga segitunya juga sih).

Ngobrol ngalor ngidul, kesana kemari, ketawa ketiwi, haduh.. udah jam 9!! Sebelum pamit ga pernah lupa sama minta foto. Haha..

Indra P. Sinaga with Risa

Indra P. Sinaga with Avila

Indra P. Sinaga with Eva

click to enlarge

click to enlarge

Yap. Time to back home. Jam 10 malem baru sampe rumah. Thanks LYLA and LyKUBUMI. The struggle for my sista has done :)

September 2, 2010

“Numatars Conference”. Ini event kedua yang saya tangani. Event pertama sudah saya post disini ceritanya (Wonderful Moment). Dan kali ini cukup membuat saya stress. Eh, bukan. Bikin kesel sih sebenernya. Hehe..

Seminggu sebelum hari ini, Denis kasih usul bikin acara conference di YM bareng temen-temen Numatars, “Yang deket-deket aja”, katanya. Tapi bagi saya, ga ada salahnya kalo ini dibikin event umum untuk Numatars se-Indonesia. Pengumuman pun dimulai via twitter dan facebook. Saya juga minta bantuan sama mba Phita, ketua umum yang ngurusin member Numatars. Hehe..

Eh, ada yang usul. Katanya ka Mhala disuruh ikut juga. Hmm.. Baik, kami pertimbangkan. Lebih bagus lagi kalo NUMATA yang ikutan. Ini cukup menguras ide dari otak saya (hehe..). Dan muncul-lah ide brilian! Ihiiiy.. Tapi rahasia aah :p

Bujuk-membujuk-pun dimulai. Lewat jalan rahasia. Karna yang kami rencanakan, kehadiran Numata jadi kejutan untuk mereka. Ngebujuknya sih gampang, tapi sekali lagi, cari cara supaya mereka bisa ikut, itu yang susah. Kenapa? Ada deh pokoknya (nyebelin banget ya). Ka Mhala dan ka Inu berhasil saya bujuk. Aheeeyy.. Tapi saya lupa sama mba Tantra. Dan memang salah saya, kasih kabarnya mendadak. 6 jam sebelum acara. Hehe.. (next time ya mba).

Pagi ini, saya mengingatkan ka Inu dan ka Mhala. Saat itu pula, ka Inu langsung konfirmasi, “siap!”. Tapi konfirmasi dari ka Mhala yang lama. Dan saya punya firasat ga enak!

11.24 am. Dapet kabar dari ka Mhala. Oh gosh. Memang benar. Buruk. Tepat jam 1 pm, ka Mhala harus berangkat dari Bandung menuju Jakarta. Sedangkan acaranya sendiri juga dimulai jam 1. Entah ada dimana otak saya saat itu. Ga ada ide setitik pun. Tapi mau gak mau, acara harus tetap berjalan.

Dan dimulailah acaranya. Lancar. Sampe akhirnya ga kerasa udah 60 menit acara berlangsung. Saatnya membuat kejutan untuk semua Numatars. Dan… DAARRR!! Masalah baru muncul lagi. Lemes…

Entah memang fitur Yahoo! Messenger-nya yang error atau saya yang sendang diberi cobaan. Tiba-tiba orang-orang yang belum gabung di conference ga bisa join. Invitation ga muncul dimereka yang kami invite. Termasuk ka Inu!!! Haduh..

Dan ka Mhala tiba-tiba muncul di contact list saya. Ah! ONLINE. Ternyata ka Mhala bela-belain berhenti sejenak ditengah perjalanannya menuju Jakarta. Aw.. So sweet! :)

Tapi masalah belum juga selesai. Sampe lupa kalo saya lagi puasa (ga nyambung).

2.45 pm. Akhirnya kedua-nya bisa join di room conference! Alhamdulillah.. Rasanya seperti sedang kambuh penyakit asthma tiba-tiba dapet oksigen. Legaaaaaa…

Senangnya baca semua kata-kata para Numatars yang keliatan girang banget setelah kemunculan ka Inu dan ka Mhala. Yes, ini yang sangat saya harapkan. Meskipun kayanya baik dari Numata atau dari Numatars-nya sendiri pusing baca chat yang banyak banget. Hihi..

Struggle. Di event ini semuanya saling berjuang. Bisa dikatakan antara panitia, peserta dan bintang tamu.

  • Panitia

Saya, Denis dan mba Phita. Heboh cari cara gimana caranya bisa inviting ka Inu dan ka Mhala. Kenapa? Karna ga mungkin kalo ‘kejutan’ ini digagalkan.

  • Peserta

Berusaha ga offline sebelum kejutannya hadir. Hehe..

  • Bintang Tamu

Ini yang membuat saya salut. FYI, pada saat acara conference berlangsung, ka Inu lagi diluar rumah. Entahlah sedang apa. Pokoknya waktu itu dia bilang lagi di Sency. Dan batere BBnya lowbatt. Selama ga bisa join di conference, saya dan ka inu heboh. Segala macem cara dicoba supaya bisa join. Sampe akhirnya, ka Inu pulang ke rumah juga. Sebelum nyampe rumah (masih dijalan), ka Inu udah bisa join di conference. Tetep. Bela-belain berhenti dulu untuk ngobrol di conference. Dan lanjut perjalanan lagi sampe akhirnya ngobrol panjang lebar pas nyampe rumahnya.

Ka Mhala. Bela-belain berenti dulu saat perjalanan menuju Jakarta. Padahal tadinya, saya ga maksa juga buat tetep join kalo memang ga bisa. Dan itulah dia, apa sih ya ngga buat Numatars. Hehe..

I was touched to see their struggle. Ga nyangka aja sampe segitunya mereka menyenangkan hati Numatars. Tadinya mau bikin Numatars yang lain yang akan terharu, tapi malah saya yang kena. Ehehe.. Proud of you!!

Thanks a lot for all who supporting this event. Mba Phita, Denis, Numata dan Numatars. Pokoknya semuaaaaanya trimakasih :)

“All your wish will be more valuable, if you do with the struggle.” That’s what I can deduce about what I experienced in this post. Keep struggling guys! Jangan cuma diterapkan untuk idolamu saja yaa. But, also apply on all your life! Thanks for read this.

♥ Annisa Cynthia P.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s